Mengapa Branding itu Penting? Panduan Branding Lengkap
Pasti kita pernah mendengar jingle atau nada ‘Indomiee.. seleraku’ dan itu sangat menempel di benak kita. Sehingga setiap kita mendengar nadanya meski tanpa ada lirik di dalamnya kita tetap paham bahwa jingle tersebut adalah milik Indomie, dan mungkin karena sangat melekat di benak kita semua, bisa jadi Ketika tadi kamu membaca ‘Indomie.. seleraku.’ Kamu membacanya dengan nada, dan itulah salah satu yang disebut dengan branding.
Lalu, sebenarnya, apasih branding itu? Dan mengapa branding itu menjadi sangat penting terutama bagi bisnis dan pemiliknya?
- Apa itu Branding?
Mari kita jawab pertanyaan pertama, jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia branding itu berasal dari kata brand yang berarti merek. Kalau menurut Phillip Kotler, bapak marketing modern, dia menjelaskan bahwa branding adalah sebuah usaha membuat nama, istilah, tanda, symbol, dan bisa juga desain yang membedakan jasa atau produk suatu bisnis atau usaha yang nantinya menjadi pembeda dari bisnis atau usaha milik orang lain, dan pembeda tersebut bisa menjadi nilai tambah atau values lebih bagi sebuah produk, bisnis, ataupun jasa, dan itulah yang disebut dengan branding.
- Alasan Branding Menjadi Aset Bernilai
Lalu, mengapa branding itu penting? Branding menjadi sangat penting bagi sebuah bisnis atau usaha, karena dengan branding, pemilik usaha tidak perlu lagi menjajakan produk atau jasanya ke konsumen, melainkan para konsumen lah yang datang ke pemilik bisnis dan usaha untuk membeli produk atau jasanya.
Branding juga bisa menjadi marketing gratis. Mengutip dari Nielsen.com pada artikelnya yang berjudul Still recommended by friends and relatives the most authentic advertising according to consumers. The most trusted on brand websites yang dipublikasikan pada tahun 2015 menyatakan bahwa kurang lebih 83% konsumen global lebih mempercayai rekomendasi dari keluarga atau teman terdekat untuk membeli sebuah produk atau jasa, dan ini dikarenakan hasil dari branding yang baik. Karena dengan branding yang baik, orang-orang akan merekomendasikan ke keluarganya atau orang terdekatnya untuk membeli jasa atau sebuah produk.
Branding juga bisa menaikan harga jual produk atau jasa mu. Karena branding akan menonjolkan value lebih yang nantinya membedakan antara produk atau jasa mu dengan produk milik competitor. Alhasil, omset kamu bisa naik cuma karena branding yang tepat.
(branding sebagai nilai tambah? Baca di sini)
Branding juga bisa bikin konsumen kamu rela antri demi beli produk atau jasa kamu. Karena, di benak mereka produk atau jasa kamu sudah menjadi nomor satu, meskipun ada competitor lain yang mungkin lebih murah, ya namanya juga udah cinta, apasih yang ngga? Itulah beberapa alasan mengapa branding bisa menjadi sebuah asset yang sangat bernilai.
- Contoh dari Branding yang sukses
Banyak sekali contoh-contoh branding yang sukses, yang mungkin secara sadar atau tidak sadar branding yang suskses itu ada di sekitar kita. Cerita yang selalu melekat dari sejak kita kecil, jika kita ingin membeli sebuah air kemasan di warung, yang diucapkan kepada pemilik warung adalah “buk, beli Aqua.” Padahal yang dibeli itu bukan Aqua, bisa jadi merek lain seperti Ades, atau Cleo. Tapi, karena branding Aqua yang sudah mengakar begitu dalam, iklannya tampil di mana-mana, di Tv, baliho-baliho iklan, atau bahkan sering menjadi sponsor-sponsor acara, yang akhirnya menjadikan Aqua mengakar kuat di benak setiap konsumen di Indonesia.
(ingin tau bagaimana Aqua mengakar kuat di Indonesia? Baca selengkapnya di sini)
Pada masa kini, atau beberapa tahun kemarin, ada sebuah merek dagang asal Amerika yang setiap kali meluncurkan produk baru, bisa dipastikan pada hari peluncurannya orang-orang rela mengantre panjang bahkan rela menginap dari malam di depan tokonya hanya demi sebuah produk baru dari merek tersebut. Merek dagang tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Apple, dan produk yang diluncurkan yang menyebabkan antrean panjang di depan took mereka adalah iPhone. Branding dari Apple dan iPhone inilah yang menghasilkan loyalitas tanpa batas dari para pecintanya. Apple memiliki branding tekonologi masa depan dan terkini, dan iPhone memiliki branding barang mewah dan gawai paling tren, jadi siapa saja yang memiliki iPhone terbaru bisa dikatan bahwa ia adalah orang kaya dan paling mengikuti tren.
(trik branding Apple dan iPhone untuk menciptakan loyalitas tanpa batas ada di artikel ini)
- Step-by-step untuk branding yang sukses
Lalu bagaimana sih langkah-langkah untuk branding yang sukse? Agar brand kita bisa diingat sangat kuat dan mengakar seperti Aqua, atau brand kita memiliki fans garis keras seperti Apple?
- Riset Persona
Langkah pertama adalah riset persona. Langkah ini mengidentifikasi karakter dari suatu brand, kemudian dihubungkan dengan kebutuhan konsumen, atau men-solve problem yang sedang dirasakan konsumen sekarang ini.
(apa bedanya personal branding dan corporate branding? Emang penting? baca selengakpnya di sini)
- Tentukan brand voice
Memilih brand voice untuk brand juga sangat penting, mengapa? Karena dari sinilah orang-orang akan mengenal brand kita seperti apa? Apakah menyenangkan? eksklusif? formal? Dan sebagainya.
- Visual identity (logo, palette, typhography)
Pada step ini, kita akan menentukan logo apa yang akan dipakai pada bisnis kita. Memilih jenis font dan typeface yang mewakili visi misi brand kita, dan juga warna yang mewakili brand kita.
- Konsistensi konten dan tone
Konsistensi terhadap konten-konten yang mencirikan brand kita akan mempermudah orang-orang banyak dalam mengingat brand kita. Agar pesan yang ingin disampaikan tersimpan di benak setiap konsumen, dan itulah hasil dari konsistensi konten dan tone brand kita dalam setiap konten-konten yang brand kita miliki.
- Monitoring dan Audit
Setelah melakukan riset, menentukan brand voice, menetapkan logo, font, dan warna untuk brand kita, kemudian memasarkan konten-konten iklan secara masif, tentunya setelah melakukan semua itu tidak dilepaskan begitu saja, perlu adanya monitioring dan evaluasi, memantau metrik brand awareness seperti engagement, mention dan sentiment secara rutin, ini ditujukan agar brand kita tetap dikenal masyarakat luas dengan baik dan benar.
Sekarang, sudah siapkah kamu mem-branding produk atau jasa kamu atau kamu mau dibuatkan personal branding dengan gaya kekinian? Kamu bisa hubungi kami atau kunjungi langsung di temanmotret.com


Adding Value dengan Branding, emang bisa? – Teman Motret
Desember 19, 2025 @ 3:46 pm
[…] (ingin tau konsep branding lebih menyeluruh? Baca di sini ya) […]
Punya Fan-base Garis Keras ala Apple – Teman Motret
Desember 19, 2025 @ 3:55 pm
[…] (mau tau tentang branding lebih utuh? Baca di sini ya) […]
Branding Sukses ala AQUA – Teman Motret
Desember 19, 2025 @ 4:00 pm
[…] (ingin tau konsep branding secara utuh? Baca di sini) […]
Brand berbicara? – Teman Motret
Desember 19, 2025 @ 4:14 pm
[…] (ingin tau tentang branding secara keseluruhan? Baca di sini ya) […]